Saya rasa semua orang yang hidup di dunia ini secara alami dituntut untuk bertahan hidup terhadap lingkungan sekitarnya. karena itu banyak orang yang berlomba-lomba untuk mengejar ilmu atau hanya mengejar gelar dalam kehidupannya. Ada juga yang merasa ingin sekolah-sekolah-sekolah terus hanya karena ingin menaikkan pangkat, dipaksa orangtua, kebanyakan uang (hahhha) atau hanya sekedar hobby. Tapi hebat juga kalau banyak orang yang sekolah terus hanya karena hobby.
Tapi beberapa masyarakat karena keuletan dan kerja keras mereka, karena menyadari kurang mampu untuk melanjutkan sekolah, bahkan yang tidak sekolah pun tidak jarang yang sukses, bahkan mengalah kan sebagian orang yang mempunyai gelar. it doesn't mean that u have no need to get your school if u have enough as financially, in other word you're just increase your laziness. Tapi balik lagi itu semua karena kegigihan mereka untuk mendapatkan sesuatu dimana ilmu di bangku sekolah tidak dapat dirasakan. Hidup itu cukup adil bagi mereka yang berusaha.
Ilmu yang paling bagus nyerapnya yah memang ilmu praktek. Makanya sering orang bilang, teori nya nyusul aja learning by doing aja lah dulu..Sebenarnya ilmu teori juga pasti kita butuhkan untuk menuntun kita mempercantik praktek itu,,,maksudnya untuk membuat praktek itu lebih tampak sempurna. Menurut saya itu sih! Don't push your opinion to agree with me. cos you have your own.
Kembali pada dunia hidup atau mati. Kenapa banyak orang yang ingin mati? bahkan akhirnya bunuh diri. Dan kenapa orang ingin tetap hidup? mungkin jawaban singkatnya meraka ingin mati karena mereka belum puas terhadap apa yang mereka miliki, atau mereka terlalu puas terhadap apa yang mereka miliki sehingga bingung mau memuaskan apalagi untuk diri mereka sendiri, tapi itu sangat jaraaaaaaaaaaang sekali terjadi. Sebaliknya, mengapa orang-orang ingin bertahan hidup, yah karena mereka selalu bersyukur terhadap apa yang ada pada mereka, setiap hal yang mereka rasa, mereka dapatkan, dan lakukan.
Kita ambil beberapa contoh saja di Salah satu negara yang berkembang populasi bunuh diri banyak dijumpai. Ada yang bunuh diri secara terhormat, misalnya seorang pejabat pemerintahan yang dinyatakan bersalah/gagal dalam memerintah akan merasa malu, mengundurkan diri dan sebagian ditemukan bunuh diri. Ada juga yang ditemui bunuh diri karena malu tidak masuk ke perguruan tinggi favorit. Adalagi di negeri sendiri, karena terhimpit hutang, bunuh diri. tapi tidak sedikit juga malah yang melakukan pembunuhan karena banyak alasan. Padahal untuk apa menghabisi nyawa orang, kalau yang empunya nyawa manusia itu sendiri masih ingin dia hidup. Tapi kata orang, hidup mati ada di tangan Tuhan, tapi kalau seorang manusia dibunuh oleh manusia juga, sebenarnya dia mati di tangan manusia atau mati di tangan di Tuhan??itu pertanyaan bodoh, atau seorang bodoh yang sedang bertanya? tapi,apakah anda tau jawabnya.....satu lagi, banyak orang yang mencoba lebih dari 1 x bunuh diri, tapi ga mati juga...AJAIB!!!katanya sih manusia punya cadangan nyawa...is it true?!
Terlepas dari nyahan--NYA wa di tangan tuHAN (hampir sama dengan johan-jodoh di tangan Tuhan), saya pikir biarlah manusia itu berkembang dengan sendirinya. Baik buruk kita, sebagai manusia, biarlah kita selalu bersyukur dan bertahan hidup dengan rasa yang ada dalam diri kita sendiri. Toh juga kita akan bakal pasti dan harus mati! yang nyipatin manusia kan Tuhan, biarlah yang ngambil manusia itu juga Tuhan, Percayakan saja terhadap NYAHAN-nyawa di tangan Tuhan,, \m/