Translate

Wednesday, June 25, 2014

Jangan Pelit Mimpi


Saya banyak pengalam hidup yang diawali dari mimpi. Mencoba untuk brutal dalam menciptakan mimpi, dan sisanya gimana usaha untuk mendapatkan. Hampir sebagian besar mimpi yang saya punya bisa saya dapat dan rasakan. Karena saya tidak sekadar hanya cukup bemimpi saja tapi saya mencoba mendekatkan dan meraih mimpi tersebut dengan banyak cara. Sambil otak berputar, mulut komat kamit, kaki jemput bola, tangan meyulam sayap, dan sampai semuanya rampung di saat bersamaan saya pun bisa mendapat mimpi tersebut.

Ini berdampak dari keinginan saya yang sangat suka berkeliling. Mungkin karena simbol kaki terhadap huruf B di nama saya Ribka, yang bermakna tukang jalan (tulisan mesir). Awalnya ketika hanya sekadar ingin ke Bandung, bagaimana caranya? baiklah saya berusaha dan akhirnya tidak hanya sebatas untuk berjalan-jalan saya pun kuliah disana. Ingin jalan-jalan dan punya uang ke pulau dewata, saya pun bikin proposal yang ditujukan terhadap orangtua dan sang Esa dari jauh jauh hari sehingga, doa saya pun terkabul sebelum wisuda tapi sudah lulus kuliah, saya diterima bekerja di Bali, juga penah saya share di http://nyheetha.blogspot.de/2010/04/life-is-all-about-choices.html (chapter II nya masi utang). Tapi untuk mendapatkan itu semua yah ga segampang menciptakan mimpi yang brutal. Semakin brutal mimpi yang diciptakan semakin brutal pula cara untuk mutar otak, mengkomat kamitkan mulut, semakin susah cara jemput bola, dan semakin lebar sayap yang mesti disulam.

Cukup berhasil menikmati pulau dewata, saya memutuskan kembali ke kota kembang. Ingin rasanya bekerja di media. Banyak lamaran dan pernah interview di radio tapi belum keterima juga. Sekembalinya ke Bandung belum ada uang masuk mau ga mau mesti bekerja, dan mau ga mau karena hampir 3 bulan menganggur, meyimpan dulu mimpi kerja di media, dan masuk ke kantor yang pekerjaannya saya kurang suka tapi uangnya luman. Kerja di bank dan saya malu mengakuinya. HAHAH....malu mengakuinya karena saya merasa terjerumus kepada hal yang saya tidak suka tapi mesti dilaksanakan terutama terhadap make-up dan seragam rok nya, http://nyheetha.blogspot.de/2010/07/mengulang-waktu-memperlambat-waktu-atau.html saya juga pernah curhat disitu.

Akhirnya dengan rela merasakan penantian yang cukup lama dan membosankan karena merasa 'terjebak', akhirnya saya bisa bekerja di salah satu stasiun Televisi, dimana Doraemon ditayangkan tiap hari minggu nya. Yak, mimpi itu akhirnya menjadi nyata walau mesti mengorbankan perasaan beberapa waktu lamanya. Saya menjadi warga ibukota dan kembali di ketiak ibu. Wah hidup dan kembali tinggal bersama keluarga besar. Kehidupan TV yang bebas dan dikontrol langsung ama keluarga. Merasa ga bebas sih kalau dibandingkan dengan kehidupan sebelumnya, tapi semua pasti ada sesuatunya lah makanya terjadi. Yang penting doa saya jadi nyata. Kehidupan seratus persen saya cintai dalam masa kerja disini. Lingkungan (hitam-putih), teman, pakaian, kerjaan, HIDUP!!the real live for my life.

Pada masa ini juga saya bisa memperpanjang kaki saya, mengembara ke beberapa tempat http://nyheetha.blogspot.de/2012/10/j-b-s-m-l-b-j.html hidup bebas lepas itu yah seperti ini, dengan uang sendiri yang penting ga ada yang dirugikan. Selanjutnya juga menikmati beberapa negeri, yang belum sempat dipost, (utang ke dua). Dan sampai pada keputusan untuk menyudahi kenikmatan sesaat ini untuk melanjutkan simbol kaki ke tempat lain...dengan berat dan ringan hati,,,you say goodbye i say hello...

Selamat tinggal, selamat datang.
Bermimpilah secara brutal dan maksimal. Selagi ada niat untuk mengarah ke mimpi itu kenapa tidak melakukan sikap, dan membekali diri dengan mantra-mantra diri yang terpercaya. Saya sih akan selalu berpegang pada: Sambil otak berputar, mulut komat kamit, kaki jemput bola, tangan meyulam sayap, dan sampai semuanya rampung di saat bersamaan bisa mendapat mimpi tersebut.

Setelah meninggalkan dunia media, hal mengerikan, menarik, banyak menghiasi diri demi juga mendukung terealisasinya simbol kaki pada huruf B di nama saya. Ketika saya rasa siap, saya akan melanjutkan peperangan hidup yang diciptakan agar tidak monoton.

So...jangan pernah pelit bermimpi, bermimpilah secara brutal, jika ingin menggapainya mengarahlah kesana, persiapkan satu persatu mantra yang cocok buat anda bisa menggapai mimpi itu. Mungkin bagi anda mustahil, tapi kalau Tuhan anda berkata itu tidak mustahil mau gimana coba...??
kalau tidak percaya tanya aja ama Thomas Alfa Edison... ;)

Ada mimpi, ada goal hidup..,
Selamat menciptakan mimpi sebrutal brutalnya, selamat menggapai kebrutalan itu!



Plan yang Plin - PlinPlan


Memasuki dunia tua, umur berangka nominal yang besar, dan tidak di dukung perkembangan pemikiran yang agak matang sehingga terciptalah banyak hal-hal yang harus di timbang timbang demi tercapainya keputusan yang akan memberi dampak baik/buruk kedepannya. Cukup panjang penjelasan essay diri, tapi semoga bisa mewakilkan apa yang dimaksud di hati. 

Bingung menentukan hal apa yang diambil kedepannya, dimana semuanya pasti ada baik buruk! memilih miskin tapi hidup di kaki sendiri dan kekuasaan sepenuhnya berada ditangan sendiri, atau memilih kaya dengan sikap enggan, segan canggung menghantui selama hidup. Pilihan mana yang akan besar kemungkinan jatuh dalam pilihan anda?

Belakangan ini juga saya dihantui satu club umur tertentu, club27! hahah,, anda bisa cari sendiri apa yang dimaksud dengan kumpulan itu! try to wolss, tapi ini hidup terus berjalan, waktu gada pause nya malah rasanya semakin cepat flies nya. Mesti mengambil keputusan cepat, yang pasti sih jiwa untuk melanjutkan travel itu selalu ada dan kuat rasanya, sehingga tidak memilih untuk menyerah.

Berusaha untuk membuat Plan yang tidak plin, supaya hidup yang dilanjutkan ke depan nanti tidak terasa semakin berat, lah hidup jangan dibikin tambah susah to, jadi saya rasa saya harus memilih apa yang saya enjoykan! uang mah bisa dicari, kebebasan tak bisa dibeli! wow...dapat sudah jawaban saya kalau begitu mah. Dan semoga ini bukanlah akhir dari keputusan saya yang PlinPlan. Plan yang Plin

Jayalah salalu!!kira kira seperti itu rasanya,,,mari kita menyerahkan kepada sang Esa kalau begitu :)

Terdampar yang Menguntungkan







Anyway...cerita baru!... Saya mencoba dunia lain lagi. Seenak enaknya tinggal d dunia tebengan di tempat lain, ternyata lebih enak bahkan menjadi pengembara di negeri sendiri. Hahaha..apapun itu maksudnya, saya mengerti apa yang saya maksud.

Anyway...(lagi) sekarang saya diberi hadiah pengganti insentif yang tidak saya terima dari kantor lama (tetep dibahas). Yang maha kuasa memang selalu adil walau awalnya tampak tidak..heee
Yak, saya diberi kesempatan untuk mengunjungi judul film nya  mas Johnny Depp; pirates of  Caribbean. Yuhuuuuuu...tepatnya di Las Terrenas, Samana Dominican Republic.
Hola...welcome Karibia!!
Yang titik biru
Dan selama berapa lama disini?? 6 minggu saudara saudara...mau ngapain aja cobaaakkk. Tapi baiklah saya coba nikmatin aja. Tapi ini baru berjalan 10hari disini.. Well, anyway pada dasarnya suasana nya hampir sama dengan Indonesia kalo saya sih ngerasa rasa nya ini kaya di Bali. Pohon hejo hejo, motor dimana mana, anjing di jalanan dan hampir di setiap rumah. Bedanya, disini pada pake bahasa spanyola dan Italiano. Dan juga warna pantainya masih mix hijau dan turqis. Masih indah dan bersih banget.


sesuatu banget yah! tapi ya tetap di Indonesia juga banyak yang kaya gini. Memang benar semakin jauh kita melangkah, semakin banyak yang kita lihat, tetap Indonesia punya semua yang manusia cari sampai ke penjuru dunia manapun perginya. Jadi...tetap, hidup INDONESIA!!
di salah satu hotel di Punta Cana












Las Terrenas ini kecil banget tempatnya, mata uang peso DR. Bisa kemana mana pake motor sampe mentok gatau lagi mau kemana. Dua minggu disini juga uda bosan. Gada sekolahan yang benar, tiap malam orang hanya joget joget salsa, marengge secara disini asal tari tarian itu semua. Tapi memang benar, pengakuan beberapa ornag lokal bilang kalo orang disini pada kurang suka belajar, pun mau sekolah yang benar mereka keluar daerah, dan balik lagi ke kampung halamannya disini. Makanya ga heran, hanya beberapa aja yang bisa bahasa Inggris, jadi orang kaya saya hanya bisa bahasa tubuh, ato ga bahasa gugel translate. 

Orang orang lokal disini kebanyakan kerja di tanah mereka tapi kerja dengan orang asing, maksudnya yah orang asing beli tanah bikin villa dan orang lokal jadi penjaga dan pembersihnya. Yang kaya yang berkuasa, yang pintar yang bicara. Beberapa tempat di Indonesia juga seperti itu, tapi untung belakangan semua warga sudah pada sadar dan mulai pintar sehingga tidak memikirkan nafsu uang doang dengan ngejual semua yang cantik cantik dari Indonesia. Kaya beberapa pulau di Indo yang cantik, indah malah dipunyai orang luar. Sempat kemalingan lah, semoga tidak terulang lagi kedepannya.

















para pelukis yang langsung menjajakan hasilnya di pinggir jalan




di salah satu club malam pada joget salsa
makanan kesukaan-ikan mentah plus asam
JEMPOL....indah!

helipad langsung di pasir


musik espagna yang khas dari mereka

besar! nemu di pasar ikan sebelah pantainya







 Saking gampang nya nemu ikan disana, beberapa anak muda sore nya langsung berenang, trus nyelam ke tengah ga berapa lama bawa beberapa jenis ikan dan langsung dijual di pinggir pantai. Fresh from the oven! Kalo yang octopus di atas nemu di pasar ikan persis di depan pantai itu.


ada gua stalagtit dan stalagmit juga

Beberapa keindahan, kementokan selama berada disana 6 minggu, lumayan membuka pengetahuan kebudayaan orang lokal sana plus belajar sedikit bahsa spanyol yang uda sedikit lupa sekarang. Karena emang yang dipelajari sedikit jadi intinya semua bahasanya lupa..what a nice small part place, tropical place. maybe next time jamaica aja ya...

so, wait the next journey. ThanYou for the chance :)