Translate

Friday, October 07, 2016

Kampungnya si Ronaldo. Portugal



Dengan bermodalkan  239,48 PP, selama 21'07-02'08'2016
berliburlah kita ke Lisbon!! Sepuluh hari pertama kita di daerah air-airan Comporta dan sekitarnya. Dari airport kita sewa mobil dan melewati jembatan yang mirip dengan campuran look kaya jembatan Golden Gate+Jembatan Ampera+patung Tuhan Yesus di Rio Brazil, nama nya 25 Abril Bridge

25 Abril Bridge

 

Air-air di daerah Comporta Alcacer do Sal, Grandola.


Kalo ini di danau kecil belakang komplex rumah


 Daerah Sal



Dan yang pasti kalo ga minum wine ke Portugal ga afdol... 



fake giant bottle wine









Puas dengan ber-air-air-an nya saatnya  kita pindah ke ibukota.
Dari comporta ke st. Grandola naik kreta, sayangnya berangkat hari minggu, jadi angkutan umum nya sehari cuma 4x. Dan saya kebagian jam16. Well orang sini ramah nya minta ampun. Minta tunjuk arah dianterin sampe tujuan, nanya informasi di ajakin langusung ikut mobil ke tempat tujuan. Padahal minta tolong ke orang secara random gitu.

Kurang lebih sejam sampailah kita di st. Sete Rios Lisboa, kata orang yang di stasiun tadi bayar tiket nya di dalam kreta aja nanti, eh ditunggu petugas nya ga nongol juga, padahal uda samapi tujuan. jadinya ga bayar. Gimana dong..?  

Beli tiket akomodasi 8x validasi sekitar 14-an. Mari kita meuju Baxida-Chiado arah  Rua Misericordia naik line biru tujuan Santa Apolonia. Sampailah kita di Hostel Lookout!


Setelah bayar 46€, check in mandi dan mari kita menikmati suasana luar sunset begini. Lisbon yang ntah kenapa terkenal dengan Tram nya, padahal negara lain juga tram nya masi eksis. Seperti di Belanda contohnya. sekilas kenorakan potoin si Tram. Ketika adegan poto di bawah kita beri sedikit sentuhan hitam puitih akan klasik dan indah sekali. *adegan pemotretan tram juga dilakukan di esokan hari.


Malam ini kita susuri dengan pemadangan sekitar hostel dan berjalan mengikuti spot beken yang letaknya ga jauh dari hostel.
Elevador de Santa Justa
Saya ga naik ke atasnya, tampak nya kalau kita liat sunset dari atas keren kali ya.. tapi karena antriannya panjang, dan persis disebalah antrian, ada resto Asia all u can eat dan  murah meriah. Karena belum makan marilah kita cancel antri ke Lift ini dan mari makan malam...

Trus kita jalam sedikit lama lama menjadi bukit, ke arah Chiado, Baxia, Alfama (bangunan lama Lisbon), Bairo Alto, Praca do Comercio, Miraduoro da Senhora do Monte, Se de Lisboa (Igreja de Santa Maria Maior), Rua Agusta Arch





Street view..
Kumpulan random street view berikut emang ga tematik. Ya namanya juga random. Untungya hostel tempat saya tinggal daerah Chiado-Baxia, deket kemana mana, jadi tinggal jalan kebawah uda nemu tempat tempat beken yang suka jadi suggest para turis untuk didatangi.




 
   

 Castelo de Sao Jorge/ Kastil St. George dan view from casteel.
Htm nya lumayan juga sih tapi luas juga nih yang kudu di kelilingi. Jadi harga nya layak lah


 
 

Belem Tower, Padrao dos Desobrimentos - yang lagi masa renovasi
Menuju kesini butuh sedikit effort, Harus naik extra kereta luar kota. Ibaratnya kereta region kali ya, turun di st. Belem dan nemulah kita kawasan tower ini dan tetangga nya.
 

 Jeronimos Monastery
Tempat ini juga kita temukan persis di sebrang Padrao dos Desobrimentos.




 The last but not least..
Kalau kesini ya jangan lupa taste wine nya, seafood nya semua cool! dan yang pasti mereka juga pemakan nasi. Roti/kue manis khas mereka


 Saat nya balik kampung. Kemana kita selanjutnya? let's decide.. But God will show the Plan. Lets go guyss