Belakangan ini saya dan teman-teman sering mengangkat pembicaraan tentang mimpi. maksudnya impian yang jadi target untuk di gapai. ga semua orang bisa mendapatkannya langsung. beberapa dari teman saya bahkan saya pun, harus mengalami masa penantian dulu. mencoba terus, menanti kesempatan sampai mendapat dan menggapainya.
Saya pribadi, seperti yang pernah saya ceritakan, mesti merasa membuang waktu (padahal sebenarnya tidak) dan mengais segala keperluan- keperluan demi tergapainya mimpi yang masih tertunda itu. bagi saya, apapun harapan saya, saya harus menggapainya. karna harapan saya itu positif. bukan harapan untuk membunuh, merampok atau tindakan kriminal lainnya.
Adalah kemenangan yang sangat luar biasa kalau kita mendapat sesuatu dari susah dulu. karna ketika target itu sudah di tangan--man,,,dunia serasa milik sendiri. kebahagiaan yang tiada tara. karna menggapainya tidak semudah membalikkan telapak tangan. kebetulan saya juga bukan prototype orang yang suka meminta ama orangtua. setelah menyadari umur yang semakin lanjut, dan memiliki pendirian, saya berusaha dari saya untuk pada akhirnya membantu keluarga dengan hasil kerja saya sendiri. so..mari kita terus berharap . dan jangan biarkan hanya memandang layar nonsense. tapi isilah dengan harapan impian dan doa untuk menggapainya. saya menanti impian itu ada ditangan saya kelak.
doa yang diajarkan bapa...bapaku-bapamu,,
天にいます私達の父よ。
御名がめられますよに。
御国が来ますように。
みこころが天で行われますよに地でも行われますように。
私たちの日ごとの糧をきょうもお与えて下さい。
私達の負いめをおやるして下さい。
私達も、私達に負いめある人たちをやるしました。
私達を試みに会わせないで悪からお救い下さい。
「国と力と栄えは、とこしえにあなたのものだからです。アーメン」。
=AMMEN=
No comments:
Post a Comment