Translate

Wednesday, October 29, 2014

and the year goes to...


Mungkin saya pernah menyinggung hal ini sebelumnya, tapi saya lupa benar pernah atau tidak saya singgung hal ini. Haha.. Memang, membolak-balikkan kata yang adalah tetap bermakna sama itu keahlian saya.

Mengingat-ngingat lagi dan menghitung mundur tahun kejayaan, adalah tahun 20** yang muncul di benak saya. Gimana enggak, tahun itu adalah tahun saya....
- punya laptop pribadi (untuk ngerjain skripsi),
- terakhir kuliah (anak cepet lulus),
- giat-malas belajar demi cepet lulus kuliah (tahun tahun sebelumnya yah terus males belajar)
- sedang mekar-mekarnya. Kalau diibaratkan saya bunga pada saat itu (banyak cowok yang   deketin) *sihiyyy, ---hmm, sebenarnya cuma dua. Tapi ya lumayanlah lebih dari satu.
- berjaya mengenai ke-pria-an (semenjak itu saya percaya tahun ganjil adalah tahun saya mengenai pria. Mungkin di PDKT-in, atau mungkin jadian di tahun ganjil. Kalau tahun ganjil dateng, saya bakal bilang : tahunnya guwe *dalam konteks sedang jomblo)
- masa punya pacar dan masa jomblo sejenak,
- masa aktif-surut berkegiatan,
- belum wisuda sudah kerja,
- pergi ke tanah perjanjian-tanah idaman impian saya; Bali untuk bermukim,
- dimana tidak ada satu judul pun tertulis di blog ini
- klimaks mencintai Bandung, dan/tapi harus meninggalkan Bandung
- bertransisi untuk memutuskan lebih dewasa lagi (karena tinggal sendiri dan memulai segalanya sendiri di pulau asing, walau pastinja dibantu beberapa relasi)

Okelah, kalau kata orang semua tahun sama, semua hari sama, tapi menurut saya semua tahun punya cerita nya masing-masing. Dan kalau ada predikat kakak TER, adik TER, saya pun mau memberi apresiasi tahun TER dalam hidup saya.
Dan yah... tahun TERjaya saya jatuh pada tahun........ 2009!!!
Selamaaattttt... Horeeee!!!!!!

Sejauh ini yah si tahun ganjil itu yang menang. Baiklah, tahun itu yang masih tercatat sampai detik ini di benak saya. Well, sekarang 2014, tahun genap, tahun selow-tahun sepi, tapi tetap tahun banyak cerita, banyak terobosan, dan tahun membuat keputusan penting (telah diputuskan) untuk menentukan kehidupan saya di tahun ganjil akan datang. Apakah tahun 2009 akan tergantikan posisinya?? let's see yooow


-GOD BLESS UNIVERSE-

Keputusan yang tidak Putus



Semua keputusan memang harus ada harga yang dibayar. Hal yang mesti dibayar bisa dalam bentuk real materi, waktu, tenaga dan hasil keputusan yang telah dibuat tersebut. Ga semua keputusan yang diawal kita anggap benar berakhir dengan benar/ baik nantinya begitu juga sebaliknya.

Bicara soal keputusan, sekarang saya berada di tengah jalan menjalani keputusan yang telah saya buat. Ya memang keputusan ini uda lama dipertimbangkan, di itung itung mana yang lebih banyak positif, atau negatif. Dan sisanya berdoa pasti, dan didapatilah keputusan yang saya sedang dijalankan sekarang. Ditengah perjalanan ini kadang merasa berat, dan suka memikirkan kembali bahwa hal ini sudah diputuskan, dan harus di jalankan seprofesional mungkin. Ibaratnya ketika kita mau ke atas gedung ya mesti naik tangga dulu. *sedihnya kalau tidak ada lift. Dan sedihnya lagi ketika gundah gulana dan kamu tidak tau kepada siapa harus berpaling dan mengadu, itu pasti akan membuat stres tambah parah, dan mungkin menyebabkan kematian perlahan. HAHA.

Kalau kata orang hidup memang perjuangan, ada benarnya. Hidup yang indah itu ketika jalannya dipenuhi dengan 'rasa' di tiap pengalaman, ada benar nya juga. Tinggal kita yang berupaya, dan menyiasati bagaimana cara bersikap ketika stres datang, sedih sendiri, bahagia merasuki, bicara dengan tembok, tertawa dengan bayangan.  Saya rasa dengan sendirinya akan mengubah cara berfikir kita tentang makna hidup itu sendiri. Bagaimana menghargai setiap detik kesempatan, bagaimana menikmati setiap kesempatan baru yang telah didapat. Tapi bagaimana cara menyiasatinya? tiap orang pasti beda cara. Untuk saya sendiri sih, mungkin saya akan lebih banyak diam, menghibur diri, lari kepantai lalu ke hutan....hmm,, Saya menghibur diri dengan menonton, dan terus berfikir bahwa segala sesuatu yang telah dan akan terjadi pasti bakal ada manfaat nantinya. Dan terus barfikir bahwa 'this too will pass'

Berilah 'rasa' baru dalam hidup anda. Mungkin setiap hari, setiap bulan atau di tiap tahunnya. Beri kesempatan diri untuk terjun bebas ke tempat yang aneh, baru, lain, dan mungkin yang disebut gila oleh banyak orang.

Akhir kata, semoga hal baru yang saya putuskan, bisa dengan sabar dengan penuh keyakinan saya jalani. Dan semoga bisa jadi berkat bagi sekitar, atau jadi berkat dikemudian hari. Ternyata memang tidak mudah, butuh tekad yang bulat, dan hati yang keras menangkis segala keresahan dan gundah gulana dalam diri. Kalau bukan kita yang mempuk-puk diri kita sendiri, siapa lagi?

Selain berserah kepada yang Kuasa, saya pikir tidak ada satupun yang sanggup memampukan saya bisa berdiri tegak, berjalan dengan kepala tegak mantap .

Siapppp Grakkkk!!!

Hallelujah.....