Akhirnya dengan
jerihpayah penghematan yang luar biasa, mampulah saya untuk menyediakan biaya
tiga minggu saya bernatal dan berkunjung ke.... Indonesia!! prokprokprokkk (dec
6th-dec 27th 2014)
Setelah semua
persiapan, dan pengepakan barang selesai, dimulailah kurang lebih countdown 19
jam untuk sampai ke halaman kampung saya. Sudah tidak sabar lagi rasanya,
bahkan tidur pun susah. Segala jenis macam ragam makanan merasuki pikiran saya
untuk secepatnya di leburkan ke perut. Pake acara transit tapi ya sudahlah kita
nikmati saja. Beberapa jam hendak mendarat ke tanah air, beberapa genangan air
tertuang di pipi, ntah darimana gerangan datangnya, tp doi datang ga diundang
loh. Mungkin atap pesawatnya bocor.
Sesampainya di
Jakarta....Halelujah,, dijemput oleh yang sekarang adalah teman. Kangennnn...
Kangen semua! Baiklah kita habiskan malam ini. Skip! Bertemu teman-teman kantor lama; say hi... ketawa-ketawa
gila, dan akhirnya setengah 2 malam-subuh, sampai di rumah dan ternyata gerbang
di gembok dan terpaksa menelepon di tengah buta gini, finally lewat telepon..
anakmu di luar pager ibu!! Terbangunlah mereka dan menyilakan saya masuk.
Anakmu yang hilang telah kembali ibu, bapak! Cerita sebentar dan akhirnya,
sudah malam ikan bobok...
Bertekad dengan
istilah pulang untuk family time doang, saya pun menyusun tagline: saya keluar
jika mereka keluar, saya dirumah jika mereka dirumah. Untungnya hari pertama
saya di rumah kedua orang tua saya pergi, dan akhirnya saya juga ikut pergi
dan memutuskan untuk ke kantor lama, menelepon bos memesan makan yang dari dulu
saya request. Dan bos berkata pesanlah 3 ekor bebek slamet, nasi 10 ato berapa
belas, jeroan dll sesukamu! Come on, ini hanya buat makan kita saja, ngapa kaya
makan buat pesta 17-an? Baiklah karna dia yang bayar, saya pun pasrah. Makan
sudah dipesan, bersiap dan berangkat kantor.
Saya senang masi
diingat, dan bertemu teman-teman, para bos..dan mari makan!!
Semua makanan
ditaro di tengah, jadi semacam makan-makan penyambutan kedatangan saya. Masa
sihhhh... ??
Baiklah, tight
schedule. Bahkan jadwal ke kota bunga pun harus diselipkan. Yang pasti jadwal
ama keluarga ga keteteran. Karena kalau dipikir-pikir, jika rencana saya terkabulkan
untuk sekolah lagi, jika tidak punya uang saya pun tidak akan pulang sampai
lulus. It means three years to count from now on.
Karena kepulangan
yang sangat singkat, saya pun memaknai setiap waktu ini sangat berarti. Setiap
menitnya bermakna, dan susah untuk punya waktu bengong seperti yang sering saya
lakukan di negri sebrang antah berantah sana. Menyusun jadwal dengan
teman-teman dekat yang sekarang sudah bekerja terpencar tempat dan terpencar
kota. Bagaimanapun caranya yah tetap menyesuaikan tempat, waktu supaya ga
bentrok kemana-mana. Dan seperti yang saya katakan sebelumnya, tagline jika
mereka pergi saya akan pergi agak susah terlakoni, karena beberapa kali mereka
dirumah saya tetap pergi keluar dan maen. Ampunilah anakmu yang panjang kaki
ini inong!!
Merayakan
ulangtahun ibu dan merayakan natal memang momentum goals yang ingin saya dapati
semasa di tanah air, dan ketika terwujud, rasanya pun - SESUATU! Sesuatu yang
lain yang hawanya memang dari dulu tercium, hilang lagi tercium lagi akhirnya
benar-benar hilang. Dan benar benar mebiarkannya hilang di akhir tahun ini,
setelah sebelumnya diawali sekitar akhir tahun juga, tiga tahun lalu. Baiklah,
jika memang sekarang waktunya menghabisi hawa penciuman itu untuk lebih baik
lagi, saya rela. Dan saya cukup senang membauinya selama tiga tahun belakang
ini. Toh tahun baru sebentar lagi, jadi mengawali semua yang baru akan dimulai
soon.
Baiklah, tiga
minggu untuk tiga tahun kali ini, semoga memang benar-benar sesuai waktu. Kalau
memang terjadi ya seperti saya bilang baru tiga tahun kemudian baru bisa balik,
kalau semua tidak sesuai rencana dan persetujuan dari khalik ya soon kembali
dan memikirkan putaran balik arah yang lain lagi.
Last, thanks guys
for made my holiday felt like im in heaven, and must go back to the earth for
a moment and finish all my duties. What ever those are... i dont even know it
myself. Jadi biarlah hanya saya, dan semesta yang tau dan sang khalik yang
memutuskan...
| kembang's time |
| hello again -Ina, Neth, Belgium |
| the birthday |
| Christmas time |
| lady gaga |
| girls power |
![]() |
| the Pasaribu's |

.jpeg)


No comments:
Post a Comment