Translate

Sunday, January 04, 2015

Tiga Minggu untuk Tiga Tahun




Akhirnya dengan jerihpayah penghematan yang luar biasa, mampulah saya untuk menyediakan biaya tiga minggu saya bernatal dan berkunjung ke.... Indonesia!! prokprokprokkk (dec 6th-dec 27th 2014)

Setelah semua persiapan, dan pengepakan barang selesai, dimulailah kurang lebih countdown 19 jam untuk sampai ke halaman kampung saya. Sudah tidak sabar lagi rasanya, bahkan tidur pun susah. Segala jenis macam ragam makanan merasuki pikiran saya untuk secepatnya di leburkan ke perut. Pake acara transit tapi ya sudahlah kita nikmati saja. Beberapa jam hendak mendarat ke tanah air, beberapa genangan air tertuang di pipi, ntah darimana gerangan datangnya, tp doi datang ga diundang loh. Mungkin atap pesawatnya bocor.

Sesampainya di Jakarta....Halelujah,, dijemput oleh yang sekarang adalah teman. Kangennnn... Kangen semua! Baiklah kita habiskan malam ini. Skip! Bertemu teman-teman kantor lama; say hi... ketawa-ketawa gila, dan akhirnya setengah 2 malam-subuh, sampai di rumah dan ternyata gerbang di gembok dan terpaksa menelepon di tengah buta gini, finally lewat telepon.. anakmu di luar pager ibu!! Terbangunlah mereka dan menyilakan saya masuk. Anakmu yang hilang telah kembali ibu, bapak! Cerita sebentar dan akhirnya, sudah malam ikan bobok...

Bertekad dengan istilah pulang untuk family time doang, saya pun menyusun tagline: saya keluar jika mereka keluar, saya dirumah jika mereka dirumah. Untungnya hari pertama saya di rumah kedua orang tua saya pergi, dan akhirnya saya juga ikut pergi dan memutuskan untuk ke kantor lama, menelepon bos memesan makan yang dari dulu saya request. Dan bos berkata pesanlah 3 ekor bebek slamet, nasi 10 ato berapa belas, jeroan dll sesukamu! Come on, ini hanya buat makan kita saja, ngapa kaya makan buat pesta 17-an? Baiklah karna dia yang bayar, saya pun pasrah. Makan sudah dipesan, bersiap dan berangkat kantor.

Saya senang masi diingat, dan bertemu teman-teman, para bos..dan mari makan!!
Semua makanan ditaro di tengah, jadi semacam makan-makan penyambutan kedatangan saya. Masa sihhhh... ??

Baiklah, tight schedule. Bahkan jadwal ke kota bunga pun harus diselipkan. Yang pasti jadwal ama keluarga ga keteteran. Karena kalau dipikir-pikir, jika rencana saya terkabulkan untuk sekolah lagi, jika tidak punya uang saya pun tidak akan pulang sampai lulus. It means three years to count from now on.

Karena kepulangan yang sangat singkat, saya pun memaknai setiap waktu ini sangat berarti. Setiap menitnya bermakna, dan susah untuk punya waktu bengong seperti yang sering saya lakukan di negri sebrang antah berantah sana. Menyusun jadwal dengan teman-teman dekat yang sekarang sudah bekerja terpencar tempat dan terpencar kota. Bagaimanapun caranya yah tetap menyesuaikan tempat, waktu supaya ga bentrok kemana-mana. Dan seperti yang saya katakan sebelumnya, tagline jika mereka pergi saya akan pergi agak susah terlakoni, karena beberapa kali mereka dirumah saya tetap pergi keluar dan maen. Ampunilah anakmu yang panjang kaki ini inong!!

Merayakan ulangtahun ibu dan merayakan natal memang momentum goals yang ingin saya dapati semasa di tanah air, dan ketika terwujud, rasanya pun - SESUATU! Sesuatu yang lain yang hawanya memang dari dulu tercium, hilang lagi tercium lagi akhirnya benar-benar hilang. Dan benar benar mebiarkannya hilang di akhir tahun ini, setelah sebelumnya diawali sekitar akhir tahun juga, tiga tahun lalu. Baiklah, jika memang sekarang waktunya menghabisi hawa penciuman itu untuk lebih baik lagi, saya rela. Dan saya cukup senang membauinya selama tiga tahun belakang ini. Toh tahun baru sebentar lagi, jadi mengawali semua yang baru akan dimulai soon.

Baiklah, tiga minggu untuk tiga tahun kali ini, semoga memang benar-benar sesuai waktu. Kalau memang terjadi ya seperti saya bilang baru tiga tahun kemudian baru bisa balik, kalau semua tidak sesuai rencana dan persetujuan dari khalik ya soon kembali dan memikirkan putaran balik arah yang lain lagi.

Last, thanks guys for made my holiday felt like im in heaven, and must go back to the earth for a moment and finish all my duties. What ever those are... i dont even know it myself. Jadi biarlah hanya saya, dan semesta yang tau dan sang khalik yang memutuskan...









kembang's time
 







hello again -Ina, Neth, Belgium





the birthday
Christmas time


lady gaga

girls power




the Pasaribu's




No comments: