Mengarungi jalan yang tak pasti
Saya sedikit tersentil, dan merasa diomongi ketika mendengar kutipan kalimat diatas dalam sebuah lagu. Yang adalah bermakna lemparan pertanyaan-pertanyaan yang dulu pernah ditanyakan ke saya. Seperti: lu main terus, ga mikirn karir?
Pernah saya singgung sebentar di tulisan sebelumnya. Semenjak saya sadari sudah lebih dari 3 orang yang menanyakan itu, sekarang saya sedikit ambil pusing yang awalnya bodo amat. Tapi selama saya masi ada masukan pundi-pundi dari setiap perjalanan yang saya ciptakan, mungkin bisa disebut itu adalah, sedikit-banyak berkarir. Berkarir secara tak umum. Well, pada akhirnya saya pun press skip's button terhadap pertanyaan ini (lagi-lagi skip).
Pertanyaan selanjutnya adalah, standar pertanyaan yang dilempar kepada umumnya perempuan setelah melewati umur 25, kapan kawin?
Baiklah untuk pertanyaan ini, saya benar benar ga ambil pusing. Kawin-nikah, mau mau aja sih, asal uda ada yang ngajak. Kalau sampe sekarang masih belum ada yang ngajak ke pelaminan, ya mangga atuh diantos lagi.. Ya, maksudnya buakan hanya nunggu juga sih, yang klop di hati juga belum dapet, eh pas dapet yang klop di hati, doi nya ga klop ke saya. Trus, salah siapa? salah si klop..?
Pertanyaan selanjutnya, mau mengepakkan sayap kemana lagi? well, baiklah untuk jawaban itu akan di update soon!
Terlepas saya sedang mengarungi jalan yang pasti dan atau tak pasti, selagi alam semesta menyertai, pasti-dan saya percaya ketidakpastian akan tetap terus berlari, terus mengejar sehingga pasti akan diraih. Hal tak pasti hanya sebatas proses yang akan menggapi tujuannya, PASTI, kau pasti akan tergapai, SOON! cepat atau lambat....
No comments:
Post a Comment